Google

username :
password :
  forgot password?
Updates: Untuk menggunakan fasilitas di website ini, silahkan mendaftar menjadi member. Gratis! • Website dan isinya akan terus kami upgrade. Stay tune yah!
Articles
» Depan » Lain-lain

Vegetarian, Solusi Hadapi Global Warming
26 Juni 2009 19:45 wib
http://pr.qiandra.net.id/index.php?mib=news.detail&id=74880
Perubahan pola konsumsi menjadi vegetarian (be vegetarian) merupakan hal mendesak yang harus dilakukan umat manusia, untuk menyelamatkan bumi dari kehancuran akibat pemanasan global (global warming).

Pasalnya, kegiatan yang berhubungan dengan pemeliharaan ternak untuk konsumsi manusia, menghasilkan emisi gas rumah kaca lebih besar dari pada emisi gabungan semua transportasi kendaraan bermotor di dunia.

Sementara di sisi lain, para ilmuwan memprediksi, umat manusia yang tinggal di planet bumi hanya memiliki waktu sampai akhir musim panas 2012 sebelum semua es di kutub utara akan lenyap.

Hal itu mencuat dalam seminar sehari "Global Warming Mengancam Bumi, Bertindaklah Sekarang Juga" dengan subtema "Be Veg Go Green! Save The Planet", di Hotel Apita, Cirebon, Selasa (12/5).

Seminar yang menghadirkan narasumber aktivis Yayasan Supreme Master Ching Hai Indonesia, Gita G. Widajat, dan Kepala Badan Lingkungan Hidup Kab. Cirebon H. Iskukuh juga diselingi pemutaran film dokumenter dari televisi satelit supreme master television, yang menggambarkan ancaman kehancuran planet bumi akibat pemanasan global.

Menurut Gita, menjadi vegetarian bukan hanya menjadikan tubuh sehat dan jiwa sehat, tetapi ternyata juga sangat signifikan dalam menanggulangi ancaman pemanasan global. Apalagi, katanya, penelitian yang dilakukan Prof. Gidon Eshel dan Pamela Martin dari Unversitas Chicago memberikan kesimpulan, mengganti pola makan daging dengan pola makan vegetarian 50% lebih efektif untuk mencegah pemanasan global, dari pada mengganti mobil SUV dengan mobil hibrida.

"Penelitian membuktikan seorang vegetarian dengan standart diet orang Amerika, akan menghemat 1,5 ton emisi rumah kaca setiap tahunnya. Bayangkan penghematan emisi rumah kacanya, kalau ditotal dengan jumlah penduduk seluruh dunia," katanya.


Dibaca: 781 kali | Cetak Berita ini | Baca/Tulis Komentar (0)
Sumber: http://pr.qiandra.net.id/index.php?mib=news.detail&id=74880

Baca juga: